Salah satu alasan Tuhan menciptakan manusia adalah menguji keimanan Jin dan Malaikat.
Tuhan menguji keimanan Malaikat dan Jin dengan cara memerintahkan mereka sujud (hormat dan bukan menyembah) kepada Adam AS tapi Iblis (Raja Jin) menolak karena merasa lebih mulia maka Tuhan menghukum dan mengusirnya ke Neraka karena gagal lulus ujian.
Tuhan menguji Adam AS dan istrinya tapi keduanya gagal maka keduanya harus keluar Syurga dan turun ke Bumi walau Tuhan berkehendak manusia jadi penguasa di Bumi.
Tuhan menguji Ibrahim AS untuk menyembelih Ismail AS.
Tuhan menguji KEIMANAN manusia lewat Nuh AS, Musa AS, Isa AS, Muhammad SAW dan manusia lain yang bukan Utusan Tuhan.
Tuhan menguji manusia dengan ilmu pengetahuan, rezeki, keharaman dan bencana.
SALAH SATU DALIL:
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Al Mulk: 2)
Manusia hidup di dunia fana hanya untuk meghadapi ujian Tuhan saja dan menjadi mulia jika menghadapi ujian Tuhan dengan baik.
Tuhan menciptakan segalanya untuk MENGUJI AKAL PIKIRAN DAN IMAN manusia.